Telp / Fax : 0541-661350

Jl. Pahlawan Bukit Biru, Tenggarong, Kutai Kartanegara

Menkominfo: Pemerintah Butuh Dukungan Masyarakat Hadapi Era Digital

Oleh: GUSDUT | 2017-11-20 | PEMERINTAH | 5608

Gambar

Menteri Kominfo Rudiantara (tengah) bersama dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (kedua dari kiri), Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki (kiri), dan Pengurus Nahdlatul Ulama lainnya dalam peluncuran aplikasi NU Mobile, NU Channel, Data Center


Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan perkembangan dan dinamika era digital saat ini turut membawa perubahan dalam pelaksanaan ajaran agama. Oleh karena itu, pemerintah membutuhkan dukungan yang kuat dari berbagai lapisan masyarakat untuk menghadapi era digital.

“Pemerintah butuh good endorsement, dukungan dari strata-strata yang ada di masyarakat dalam menghadapi era digital ini. Tidak pandang bulu, agama apapun banyak perubahan akibat digital,” paparnya dalam Peluncuran Aplikasi NU Mobile, NU Channel, Data Center, serta Mobile Halal Investigation di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta Pusat, Jum'at (17/11/2017) malam.

Lebih lanjut Menteri Rudiantara mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi Islam yang tanggap menghadapi gelombang tsunami digital. "NU sebagai ormas Islam dalam hal merespon tsunami digital bisa Saya katakan lebih maju dari sebagian kementerian/lembaga dan birokrasi pemerintah,” tuturnya.

Menkominfo juga menyampaikan apresiasi atas peluncuran aplikasi NU Mobile tersebut. “Saya apresiasi peluncuran produk 5-in-1 ini. Ini menunjukkan bahwa Islam itu kontekstual mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Pengurus Besar NU Said Aqil Siradj menjelaskan peluncuran aplikasi NU Mobile ini merupakan bentuk upaya PBNU mengambil peran di revolusi digital di tengah perkembangan digital.

"Era digital menjadi harapan pertumbuhan, namun di sisi lain muncul tantangan kedaulatan untuk senantiasa dijaga. Produk aplikasi ini bentuk dedikasi untuk menjaga PBNU, Pancasila - Bhinneka Tunggal Ika - NKRI - UUD 45," tutur Said.

Peluncuran aplikasi tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, perwakilan Telkom Indonesia, Bank BRI, Microsoft, XL Axiata, Bank Artha Graha, dan para Mitra NU Mobile dari pengembang aplikasi lokal. (VY)

 

sumber:https://kominfo.go.id